Standart Penamaan Printer Laser

1. Hewlet Packard

Printer merk HP merupakan printer yang paling banyak dijual dipasaran. Harganya yang kompetitif membuat printer ini dimiliki oleh sebagian besar pengguna printer laser. Penamaan Printer HP Black / Monochrome :

MFP = MultiFunction Printer, printer yang memiliki kemampuan print, scan dan copy

AIO = All In One, Printer yang memiliki kemampuan print, scan, copy dan fax.

h = harddisk, printer yang memiliki harddisk build-in di dalamnya. d = duplex, printer yang mampu mencetak bolak-balik secara otomatis.

t = paper tray, printer yang memiliki paper tray tambahan selain yang standard.

n = network, printer yang mampu digunakan secara bersamaan dalam suatu jaringan. Printer ini memiliki port RJ-45.

x = sudah termasuk fitur pada seri ‘d’, ‘t’ dan ‘n’

nw = wireless network, printer yang memiliki fitur jaringan tanpa kabel

2. Fuji-Xerox

Beberapa nama yang digunakan oleh Fuji-Xerox : A. Fuji-Xerox DocuPrint 240A B. Fuji-Xerox DocuPrint C4350 (C = Color) C. Xerox Phaser 7750 Engine Xerox Phaser dibuat atas kerjasama Xerox dengan Tektronix. D. Fuji-Xerox DocuCentre-II 3005 Merupakan printer multifungsi dengan fitur lengap, print, scan, copy dan fax. Banyak dipakai di perkantoran besar. E. Xerox DocuColour 6060 Merupakan printer warna besar, mampu mencetak ukuran tabloid.

3. Samsung

Printer Samsung memiliki kelebihan yaitu menggunakan toner non-magnetis sehingga efisiensi printer ini lebih tinggi daripada printer HP dan Xerox yang sekelas dengannya. Penamaan printer Samsung secara umum menggunakan kode ‘ML’ (Monochrome Laser) untuk Black dan ‘CLP’ (Color Laser Printer) untuk warna sebelum nomor seri printer. Misal : A. Samsung ML-1610, ML-1710, ML-4050 dll B. Samsung CLP-300, CLP-500, CLP-510 dll

4. Brother

Printer merk ini memiliki efisiensi lebih tinggi dari printer jenis apapun karena tidak menghasilkan sampah toner. Kelemahan printer ini adalah konsumsi dayanya sangat besar melebihi printer sekelasnya dari merk lain. Penamaan printer Brother yaitu hanya dengan menggunkan kode ‘HL’ sebelum kode printer. Misal : Brother HL-1240, HL-1244 dll.
Perbedaan printer Brother dengan engine jenis lain adalah cartridge yang dapat dipisah antara Toner Hopper (TN) dan Drum Unit (DR). Contoh : Printer Brother HL-1240 menggunakan toner hopper tipe TN-6000 untuk kapasitas kecil dan TN-6600 untuk kapasitas besar. Untuk drum unit menggunakan tipe DR-400.

5. Canon

Engine Canon adalah yang paling banyak dibeli oleh HP untuk dipasarkan, sehingga sebagian besar engine printer HP mirip atau bahkan sama dengan engine printer Canon. Penamaan printer Canon adalah dengan kode “LBP” (Laser Beam Printer) sebelum nomor seri printer. Untuk penamaan cartridge digunakan kode “EP” sebelum nomor seri cartridge.

Contoh : Canon LBP-5000 menggunakan cartridge seri EP-307.

Cartridge EP-85 dapat dipakai di printer Canon LBP-5500, 2810, 2710 dan 2510.

6. Engine lain

Beberapa engine printer lain yang jarang ditemukan di Indonesia antara lain :

Lexmark, Epson, Minolta, Dell, Ricoh.

Sumbr : http://troubleshoot-laserjet.blogspot.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: